PENCARIAN

Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

06 Oktober 2024

Kisah Tentang Nusyrah

 


Kisah Nyata:

Oleh Syaikh Abul Barra Usamah bin Yasin Al-Ma'ani 

Seorang saudari menghubungi saya dari salah satu wilayah di Kerajaan Arab Saudi, dan berkata: “Kisahku menyedihkan. Aku seorang wanita berusia tiga puluhan, dan aku memiliki seorang adik perempuan yang lebih muda beberapa tahun. Orang tuaku sangat menyayangi dan menghormati adikku, sehingga menimbulkan rasa iri dan dendam dalam hatiku. Aku terus memikirkannya sampai akhirnya aku melakukan hal yang jahat.  Aku, yang didorong oleh hawa nafsu, meminta bantuan seorang warga negara Islam untuk melakukan sihir agar aku terbebas dari rasa benci dan kebencian terhadap adikku.  

Aku menghubungi pria itu, dan dia meminta sejumlah besar uang, sekitar lima puluh ribu riyal Saudi.  Pria itu menerima uang tersebut, dan sejak saat itu aku tidak pernah mendengar kabarnya lagi.  

Kondisi adikku mulai berubah. Dia menjadi menyendiri, tidak suka bergaul dengan orang lain, dan mulai layu, tertutup, serta mengasingkan diri. 

30 September 2024

MENGENAL LEBIH DALAM SYAIKH ABUL BARRA USAMAH BIN YASIN AL-MA'ANI



Abu Al-Barra` Usamah bin Yasin al-Ma’any, seorang penulis kitab Ensiklopedi Ruqyah berasal dari Yordania, menikah, dan dikaruniai 11 anak (5 putra dan 6 putri).

Ia lulus dari Universitas Yordania di Kerajaan Yordania, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, pada tahun 1977. Ia memiliki spesialisasi utama di bidang Akuntansi dan cabangnya di Pendidikan dan Psikologi/Ilmu Jiwa.

Pada 1979, ia pindah ke Arab Saudi yang menurutnya merupakan kepindahan yang menentukan dalam kehidupannya. Setelah melalui pengkajian dan penelitian untuk mengetahui kebenaran dan pembawaannya, ia menemukan bahwa manhaj as-salaf adalah salah satu manhaj yang paling dekat dalam menerapkan hukum-hukum syariat.

Ia yakin bahwa manhaj yang benar adalah yang berpegang teguh pada dalil naqli yang jelas tanpa harus berpegang pada madzhab. Ia membaca tulisan para ulama, misalnya Imam Malik rahimahullah yang berkata: “Semua orang (perkataannya) boleh diambil boleh juga ditolak, kecuali penghuni kuburan ini (Rasulullah ﷺ), juga perkataan Imam Syafi’i rahimahullah: “jika pendapatku ini bertentangan dengan sabda Rasulullah ﷺ, maka lemparkanlah ke dinding.”

12 September 2024

KISAH RUQYAH SYAIKH BIN BAZ RAHIMAHULLAH


Oleh: Syaikh Abul Bara' Usamah Bin Yasin Al-Ma'ani

Dalam Ensiklopedi Ruqyah Syariyyah Praktis Berdasarkan Alquran dan Sunnah ( نحو موسوعة شرعية في علم الرقى- تأصيل وتقعيد في ضوء الكتاب والسنة والأثر ) jilid 11 syaikh menuliskam kisah bahwa Syaikh Khalid Asy-Syayi’ hafizhahullah yang menghadiri dan menyaksikan langsung peristiwa ini mengatakan bahwa;


Suatu hari, datanglah seorang pemuda belia ke majlis Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah, lalu ia meminta izin masuk. Saat ia hadir di majlis, ia membawa saudara perempuannya untuk diruqyah dengan ruqyah syar'iyyah oleh Syaikh Ibnu Baz

06 Juni 2019

Hamba Allah, Bukan Hamba Ramadhan

Oleh: Samsul Basri, S.Si, M.E.I


Saudaraku Fillah,
Jika karena Ramadhan engkau ibadah,
Kini Ramadhan pergi menjauh.
Mungkin anda mengeluh,
Mendapati kekuatan ruhiyah melemah,
Shalat malam, puasa, tadarrus dan sedekah,
menjadi berat dan susah,
Lima waktu di masjid tak kuat melangkah,
Segeralah berbenah,
Sepertinya di hati ada masalah.

22 April 2019

Ada Ulama Dibalik Cinta Kartini Kepada Al-Qur'an


Hari itu, Raden Ajeng Kartini menghadiri pengajian di Pendopo Bupati Demak yang tidak lain adalah pendopo milik pamannya, Raden Mas Adipati Ario Adiningrat . Yang menjadi pemateri dalam pengajian sederhana tersebut adalah Muhammad Shaleh bin Umar dari Darat, Semarang. Lebih dikenal dengan nama Shaleh Darat. Seorang ulama yang pernah menimba ilmu di Tanah Haram, Mekkah Al-Mukarramah.

Kartini muda sangat takjub mendengarkan penjelasan Kyai Shaleh Darat seputar surat Al-Fatihah. Baru kali ini ia mendengarkan seorang ulama menjelaskan kandungan ayat Al-Qur’an dengan sejuknya, ibarat air jernih yang mengalir lembut. Menggetarkan jiwa. Meneduhkan hatinya.
Usai pengajian, ditemani sang paman, Kartini dengan penuh santun meminta sang ulama kiranya berkenan menerjemahkan dan menafsirkan Al-Qur’an ke dalam bahasa yang ia pahami: bahasa Jawa.

“Kyai, selama hidupku baru kali ini aku berkesempatan memahami makna surat Al-Fatihah, surat pertama dan induk Al-Qur’an. Isinya begitu indah, menggetarkan sanubariku,” ungkap Kartini.

21 Juni 2016

Tinggalkan Gaji 30 Juta dan Fasilitas Mewah demi Shalat Jamaah.....

Pekerjaannya sudah mapan; accounting di sebuah perusahaan Jepang di Jakarta. Gajinya juga sangat menggiurkan; 30 juta per bulan. Belum lagi sejumlah fasilitas mewah yang ia terima.

Namun, semua itu tidak membuat Mifta bahagia. Ia gelisah. Sebab di perusahaan itu, ia tidak bisa shalat jamaah.

Mifta pun memilih resign. Ia tinggalkan pekerjaan mapan itu dan beralih menjadi sales motor. “Asal bisa shalat jamaah,” kata Mifta.

Tiga bulan sudah Mifta tak lagi menjadi orang kantoran. Ia kini lebih sering di luar. Kulitnya yang semula putih bersih, kini mulai kecoklatan diterpa sinar matahari dan debu jalanan. Ia yang biasanya berdasi kini ke mana-mana pakai jaket kulit. Sebab dulu ia menggunakan mobil dinas dan sekarang hanya motor kendaraannya. Dan yang benar-benar ia rasa menjadi ujian, tiga bulan ini belum berhasil menjual satu motor pun.

Hujan belum juga reda. Seperti mengerti gerimis hati Mifta sore itu. Maka di masjid tersebut, ia berlama-lama. Tak langsung pulang setelah shalat jamaah, sambil menunggu hujan reda. Meski agak galau karena kondisi finansialnya, ada seberkas damai bisa shalat berjamaah dan bermunajat padaNya. Apalagi di tengah hujan seperti ini, saat Allah mengabulkan doa-doa hambaNya.

Tak jauh dari Mifta, sepasang mata memperhatikannya. Pria paruh baya itu juga tak langsung pulang setelah shlat berjamaah.

“Kerja di mana, Mas?” kata pria itu setelah berucap salam.

“Saya nyales Pak. Dulu pernah kerja di perusahaan Jepang,” Mifta menceritakan identitasnya secara singkat.

“Di bagian apa dulu waktu di perusahaan?”

“Akuntan, Pak”

“Wah, jadi bisa mengerjakan laporan pajak juga?”

“Alhamdulillah, itu dulu pekerjaan saya Pak”

“Kebetulan kalau begitu. Saya sedang pusing karena pajak saya sedang dipermasalahkan. Bisa tidak Mas membantu merapikan laporan pajak saya?”

“Insya Allah, Pak”

Hari-hari berikutnya, kurang lebih satu pekan Mifta membantu menyelesaikan laporan pajak pria itu. Dan setelah laporan selesai, pria itu sangat puas karena pajaknya tak lagi dipermasalahkan. Ia yang tadinya terancam denda hingga miliaran rupiah, kini tak lagi bermasalah. Sebagai imbalannya, ia memberikan fee 100 juta kepada Mifta.

Menerima fee sebanyak itu, Mifta tersungkur sujud syukur. Ia tak pernah menyangka.

“Ya Allah… aku meninggalkan pekerjaan itu demi shalat jamaah. Aku sempat mengeluh dan hampir berburuk sangka kepadaMu, ternyata Engkau mengumpulkan gajiku selama tiga bulan dan memberikannya kepadaku sekarang,” air mata kesyukuran pun jatuh ke bumi.

*Diadaptasi dari kisah nyata teman Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri

www.seminarjatim.com

18 Oktober 2015

Sebuah Kisah Agar Kita Menghargai Seorang Istri


Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istriku sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan sorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil.
Begitulah yang kurasakan, karena selama ini aku merasa bahwa aku telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anakku, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anakku.
Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, aku harus segera berangkat ke kantor, anakku masih tertidur. Ohhh aku harus menyediakan makan untuknya.Karena masih ada sisa nasi, jadi aku menggoreng telur untuk dia makan. Setelah memberitahu anakku yang masih mengantuk,kemudian aku bergegas berangkat ke tempat kerja.

BACA JUGA

HUKUM MINTA RUQYAH DAN APAKAH RUQYAH MANDIRI LEBIH AFDHAL?

  Banyak bahasan yang perlu diketahui dalam perkara ruqyah Syar'iyyah. Terutama seorang praktisi Ruqyah Syar'iyyah sangat perlu unt...